•  
  • BPP Tepus Kabupaten Gunungkidul
Kamis, 28 April 2011 - 07:25:03 WIB
PENGOLAHAN TANAH DAN PEMUPUKAN TANAMAN JAGUNG BERDASARKAN BWD DAN PUTK
Diposting oleh : bpptepus
Kategori: Penyuluhan - Dibaca: 37135 kali

Oleh : Trimulad DSw,SP (BP2KP Kab.Gunungkidul)

PENGOLAHAN TANAH UNTUK TANAMAN JAGUNG

Pengolahan tanah merupakan kebudayaan yang tertua dalam pertanian dan tetap diperlukan dalam pertanian modern. Pengolahan tanah yang bagaimana yang tepat untuk kelestarian sumberdaya tanah? Arsjad ( 2000 ), mendefinisikan pengolahan tanah sebagai setiap manipulasi mekanik terhadap tanah yang diperlukan untuk menciptakan keadaan tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman.

Tujuan pengolahan tanah adalah untuk menyiapkan tempat pesemaian, tempat bertanam, menciptakan daerah perakaran yang baik, membenamkan sisa tanaman, dan memberantas gulma. Soepardi( 1979 ), mengatakan mengolah tanah adalah untuk menciptakan sifat olah yang baik, dan sifat ini mencerminkan keadaan fisik tanah yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman.

Cara pengolahan tanah sangat mempengaruhi struktur tanah alami yang baik yang terbentuk karena penetrasi akar atau fauna fauna, apabila pengolahan tanah terlalu intensif selain memakan biaya yang tinggi juga akan menyebabkan struktur tanah akan rusak.

Kebiasaan petani yang mengolah tanah secara berlebihan dimana tanah diolah sampai bersih permukaannya, merupakan salah satu contoh pengolahan yang keliru karena kondisi seperti ini mengakibatkan surface sealing yaitu butir tanah terdispersi oleh butir hujan dan menyumbat pori-pori tanah sehingga terbentuk surface crusting ( pemadatan pada lapisan tanah bagian bawah lapisan olah). Hal ini terjadi karena pengolahan tanah,dimana dengan pengolahan tanah,lahan dalam keadaan terbuka, tanah dihancurkan oleh alat pengolah, sehingga agregat tanah mempunyai kemantapan rendah. Jika pada saat tersebut terjadi hujan,tanah dengan mudah dihancurkan dan terangkut bersama air permukaan (erosi). Untuk jangka panjang, pengolahan tanah yang terus-menerus mengakibatkan pemadatan pada lapisan tanah bagian bawah lapisan olah, hal demikian menghambat pertumbuhan akar. Artikel selengkapnya dapat anda download disini



2 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)