•  
  • BPP Tepus Kabupaten Gunungkidul
Rabu, 27 April 2011 - 07:00:18 WIB
Bawang Merah
Diposting oleh : bpptepus
Kategori: Teknologi - Dibaca: 2411 kali

Bawang Merah ( Allium ascalonicum)merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digunakan sebagai bumbu dan penyedap masakan. Mempunyai prospek cukup baik terhadap perkembangan agribisnis di kabupaten Gunungkidul.

Rata-rata produktivitas  di DIY 7,29 ton/ha tergolong masih rendah dibandingkan dengan hasil penelitian yang mencapai 12-15 ton/ha. Perbedaan tersebut disebabkan adanya perbedaan teknologi yang digunakan petani dengan para peneliti. Secara umum masalah utama pada tanaman bawang merah di petani adalah rendahnya kualitas benih, serangan penyakit serta masalah pengunaan pestisida dan atau agrokimia lainnya.

Untuk meningkatkan produktivitas bawang merah dana pendapatan petani perlu kiranya suatu perbaikan teknologi budidaya ditingkat petani.

Benih

Syarat benih yang baik adalah :

  1. Berasal dari pertanaman yang berumur lebih dari 70 hari

  2. Benih telah mengalami masa penyimpanan lebih kurang 3 bulan dari saat panen.

  3. Diameter umbi 1,5- 2cm

  4. Kadar air umbi lebih kurang 80%

  5. Keadaan umbi utuh, sehat dan bulat.

  6. Umbi keras, segar, dan kulit mengkilat

  7. Setiap umbi menghasilkan 4-6 umbi anakan (siung)  

Kebutuhan Benih

No

Jarak Tanam

cm

Kebutuhan Benih kg/10 m2

Umbi besar

5 gr/umbi

Umbi kecil

2,5 gram/umbi

1.

2.

3.

4.

5.

20 x 20

20 x 15

15 x 15

15 x 10

10 x 10

1,4

1,8

2,4

3,6

5,5

0,7

0,9

1,2

1,8

2,8

 

Penyiapan lahan Bedengan

Untuk pertanaman off season (labuhan)  bedengan dibuat pada bulan oktober atau 1 bulan sebelum musim hujan. Sedang pada pertanaman kemarau pada bulan juni.

-          Tanah dibajak/dicangkul 2 kali sedalam 20 cm

-          Dibuat bedengan lebar 70-100 cm, tinggi 30 cm

-          Diantara bedengan dibuat selokan lebar 45 cm dalam 30 cm

-          Disekeliling petakan dibuat selokan lebar 40 cm dan dalam 60 cm

-          Bedengan diberi pupuk organik 2kg/m, pupuk dasar 22,5-90- kg P2O5, 50-120 kg K2O per hektar  dan dicampur secara merata dengan lapisan permukaan tanah sekaligus menghaluskan tanah.

-          Bedengan ditaburi arang sekam

Penanaman

-          Umbi dipotong 1/3 bagian ujungnya.

-          Umbi ditanam tegak lurus, 2/3 bagian masuik ke dalam tanah, kemudian ditutup selapis dengan tanah halus.

-          Penanaman pada sore hari.     



138 Komentar :

Oli Mesin Mobil
22 Januari 2013 - 11:36:01 WIB

Situs Anda sangat informatif, semangat
Berita Terbaru
29 Januari 2013 - 11:21:21 WIB

Informatif dan menarik, semoga selalu sukses

Purtier Placenta
31 Januari 2013 - 11:48:40 WIB

Terima kasih atas informasinya.
Honda Brio
02 Februari 2013 - 13:24:49 WIB

Terimasih info yang sangat menarik
Berita Bisnis
04 Februari 2013 - 22:34:06 WIB

harus di berdayakan nih pak karena merupakan komoditas bisnis kerakyatan bisa kami publikasikan di:
www.jabedetabog.com
www.trendpasar.com
Foto Hot
07 Februari 2013 - 10:11:45 WIB

Postingan yang sangat bermanfaat sekali, Tetap berkarya!
Bravo!

Suzuki Alto
13 Februari 2013 - 11:00:14 WIB

informasi yang super
Suzuki Ertiga Indonesia
19 Februari 2013 - 11:51:42 WIB

artikel yang sangat menarik...
kami menunggu artikel yang lebih menarik lainnya.

obat herbal kanker payudara
23 Februari 2013 - 13:46:09 WIB

Makasih banyak atas sharing infonya
Mobil Murah Jakarta
07 Maret 2013 - 08:39:37 WIB

Keren dan sangat Membangun banget infonya
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 14 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)